"You are the best of peoples evolved for mankind, You enjoin what is right and you forbid what is wrong, and you believe in Allah..." Sura Al Imran V110

10/16/2009

Kisah Kawhin EMPAT

Assalamu'alaikum hamba-hambaNYA yang soleh dan solehah. Didoakan saudara saudari sentiasa sibuk menjaga HATI. Agar mendapat taufik dan hidayah dlm hidup ini.
Nak berkongsi apa yang pernah saya baca. Iaitu tentang seorang pedagang yang berkahwin empat. Ceritanya lebih kurang begini......

Isteri Keempat - Pedagang cukup sayang kepada isteri ni. Hartanya banyak dihabiskan serta diberi kesenangan hidup yang terbaik untuknya. Isteri keempat ini cukup cantik.

Isteri Ketiga - Pedagang amat bangga dengan isteri ni.. Dia akan perkenalkan kepada rakan2nya isteri ketiga ini. Sayangnya pada isteri ini tak terhingga.

Isteri Kedua - Apabila pedagang ada masalah dia akan berkongsi masaalahnya dengan isteri ini. Isteri kedua ni seorang yang sabar dan suka menolongnya.

Isteri Pertama - Isteri pertama ini membawa banyak kebaikan kepada seisi keluarga. Seorang yang cukup sayang kepada pedagang berbanding isteri2 yang lain. Namun pedagang tidak membalas kasih sayangnya dan tidak ambil berat pada isteri pertama ni.

Kemudian, pada suatu hari pedagang nak mati. Dipanggilnya keempat2 isteri tadi. Pedagang tersebut meluahkan kata2 terakhir pada isteri2nya sambil mengajak mereka "Teman Aku Bila Mati Nanti".

Bila dengar hasrat pedagang tersebut berikut adalah jawapan isteri2nya..

Isteri Keempat - Aku sudah tentu tidak akan menemani kamu.
Isteri Ketiga - Aku akan menikah lain bila engkau mati nanti.
Isteri Kedua - Aku akan hanya hantar engkau ke liang kubur sahaja.
Isteri Pertama - Aku tidak akan tinggalkan kau. Aku akan sentiasa bersamamu. Pedagang merasa menyesal sebab tidak memberi layanan yang baik pada isteri pertama sewaktu hidupnya.

Sebenarnya saudara saudari, isteri2nya adalah seperti berikut.
Isteri Pertama - TUBUH/JASAD yang akan berpisah dengan ruh kita.
Isteri Ketiga - STATUS & KEKAYAAN yang akan difaraidkan kepada yang hidup.
Isteri Kedua - KERABAT & TEMAN2 yang hanya akan bersama kita di dunia ini.
Isteri Pertama - HATI & AMAL yang akan menemani kita di alam kubur dan akhirat kelak.

Renung-renungkan,
Semoga kita tidak tertipu dengan kehidupan dunia yang fana ini.
sekian,
wasalam.

10/13/2009

Peringatan Allah S.W.T dalam Gempa di Sumatera

Salam..sekadar perkongsian. ..fikir fikirkan..

Gempa bumi dengan magnitud 7.6 yang melanda Sumatera Barat sekitar 5.16 @ 17:16 petang waktu Indonesia Barat (6.15 petang waktu Malaysia) mengakibatkan beberapa bangunan utama di Padang mengalami kerosakan teruk seperti Rumah Sakit Umum Pusat M Jamil Padang, Rumah Sakit Selasih dan Hotel Rocky. Sumber:HarianMetro

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berselang sehari setelah kejadian, beredar khabar—di antaranya lewat sms—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Cuba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi sms yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan sms tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayat-ayat Allah Swt tersebut:

17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya) , melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kederhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a. Ini begitu menarik sekali.

Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan boleh jadi disimbolkan oleh tidak ditunaikannya amanah umat selama ini oleh para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai alat untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kemewahannya (yang sebenarnya menipu).

Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”, percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang bergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan The New World Order) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang bergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Firaun Mesir (!).

David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun meneliti garis darah Firaun hingga sekarang, dalam bukunya “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Firaun memang mengaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan di atas. Bagi yang ingin menelusuri keturunan darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silakan cari di www.davidicke. com (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.

Nah, bukan rahsia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkaman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World Bank, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja menciptakan The New World Order. Padahal jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis keturunan dengan Firaun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah Swt dalam QS. Al Anfaal ayat 52 di atas. Dan bagi mendukung pasangan ini, mungkin boleh dipanggil sebagai “…pengikut-pengikutnya.”

Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak peduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua terpulang kepada diri kita masing-masing. Wallahu’alam bisowab. (Ridyasmara)

::sebaik-baik bekalan adalah taqwa::